Pengenalan HTML6 — Pengertian — Struktur dan Fitur Terbarunya
Teknologi memang berkembang begitu cepat, terkadang kita kewalahan
untuk mengikuti nya. Belum juga kita selesai mempelajari HTML5 dengan
baik dan benar, sekarang sudah mau muncul lagi HTML6, yaitu versi
terbaru dari HTML.
HTML5
telah memberi kita beberapa fitur yang sangat menarik seperti audio dan
dukungan video, penyimpanan offline/ Offline Storage dan yang paling
penting kemampuan untuk membangun website yang bisa optimal di mobile. Selain itu, html5 memberikan kita kebebasan dalam menggunakan atribut dari tag seperti
<code> dan <script>. Selain itu, HTML5 membantu developer untuk mengatur konten dengan cara yang lebih relevan dengan menggunakan tag baru seperti <article>, <section>, <header>
dll. Namun, HTML5 masih dalam tahap pengembangan dan bukan sesuatu yang
sudah final, belum menjadi markup yang terlalu semantik.Memahami Konsep HTML6
Pernahkan anda bertanya-tanya apakah anda bisa mengekspresikan
penggunaan tag yang lebih baik lagi? Jika belum maka bayangkan saja anda
menggunakan tag
<logo> </logo> untuk menetapkan logo pada halaman web anda, atau menggunakan tag <toolbar> </toolbar> dan sebagainya. Bukankah lebih baik jika bisa menggunakan tag <div> tanpa menggunakan beberapa ID seperti wrapper atau container, tapi langsung menggunakan tag <wrapper> atau <container> dibandingkan harus menggunakan <div id="wrapper"> atau <div id="container">. Itulah yang akan ada di HTML6.
HTML6 adalah versi ke-6 dari HTML dengan namespace yang memiliki struktur seperti XML.
Namespace XML akan membantu anda menggunakan tag yang sama tanpa
bertentangan/berbenturan atau bisa dibilang tanpa konflik dengan tag
lain. Misalnya salah satu yang digunakan dalam DOCTYPE XHTML:
HTML6 akan memberikan kita manfaat untuk menggunakan tag yang kita
inginkan dan tidak perlu hanya menggunakan tag yang sudah didefinisikan.
Melihat dokumen HTML6 diatas anda akan melihat beberapa tag aneh seperti
<html:x>. Tag itu adalah namespaced element milik W3C dan HTML6 spec, dan akan memicu tindakan di browser. Sebagai contoh, tag <html:title> akan mengubah judul bar browser anda dan <html:media>
akan membantuk membuat gambar yang yang sudah didefinisikan agar muncul
di layar browser. Bagian yang terbaik adalah bahwa semua elemen ini
secara khusus ditetapkan untuk pengguna dan tidak ada hubungan dengan
browser. Mereke tidak lebih hanya hooks untuk Javascript dan stylesheet
dan membantu untuk membuat contoh kode anda lebih semantik.HTML6 APIs
Tag HTML6 akan memiliki html namespace seperti
<html:html> atau <html:head> dan sebagainya. Mari kita lihat masing-masing atribut tag yang
digunakan di contoh script HTML6 yang sudah kita tulis ..<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
<html:meta type="title" value="Page Title">
<html:meta type="description" value="HTML example with namespaces">
<html:link src="css/mainfile.css" title="Styles" type="text/css">
<html:link src="js/mainfile.js" title="Script" type="text/javascript">
</html:head>
<html:body>
<header>
<logo>
<html:media type="image" src="images/xyz.png">
</logo>
<nav>
<html:a href="/img1">a1</a>
<html:a href="/img2">a2</a>
</nav>
</header>
<content>
<article>
<h1>Judul Artikel</h1>
<h2>Sub judul artikel</h2>
<p>[...]</p>
<p>[...]</p>
</article>
<article>
<h1>The concept of HTML6</h1>
<h2>Understanding the basics</h2>
<p>[...]</p>
</article>
</content>
<footer>
<copyright>This site is © to Tutorial-Webdesign.com 2014</copyright>
</footer>
</html:body>
</html:html>
1. <html:html>
<!DOCTYPE html>
<html:html>//Tag ini sama dengan <html> yang ada pada html sebelumnya
<!-- contoh dokumen html -->
</html:html>
2. <html:head>
Tag ini setara dengan tag
<head>. Ini bertujuan untuk menempatkan data dan script js atau css yang akan digunakan dalam tag <html:body>.<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<!-- Konten utama akan ada disini seperti tag <html:title> -->
</html:head>
</html:html>
3. <html:title>
Seperti namanya, ini akan mengubah judul dokumen HTML, dan mirip dengan tag
<title> yang digunakan di versi HTML sebelumnya. Tag ini digunakan untuk mengubah judul bar di bagian atas browser anda.<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
</html:head>
</html:html>
4. <html: meta>
Tag ini agak berbeda dari tag
<meta> yang
digunakan dalam versi HTML terbaru. Menggunakan tag HTML6 ini maka anda
dapat menggunakan meta data apapun secara singkat. Dan tidak seperti
HTML5 anda tidak perlu menggunakan jenis meta standar di HTML6. Ini
membantu untuk mengumpulkan informasi seperti deskripsi halaman web.<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
<html:meta type="description" value="HTML example with namespaces">
</html:head>
</html:html>
5. <html:link>
Tag ini akan membantu anda membuat link ke dokumen eksternal dan
script seperti CSS, JS, dan lain nya ke dokumen HTML. Ini mirip dengan
tag <link> yang digunakan dalam HTML5. Tag ini meliputi atribut
sebagai berikut:
- Charset: “UTF-8” karakter Encoding
- href: Ini berisi link ke file sumber
- Media: ini mendefinisikan jenis perangkat yang akan dijalankan, misalnya “Smartphone” atau “Tablet”.
- type: Jenis MIME dari dokumen
<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
<html:link src="js/mainfile.js" title="Script" type="text/javascript">
</html:head>
</html:html>
6. <html:body>
Ini seperti tag
<body> yang telah anda gunakan
dalam versi HTML saat ini. Di sinilah semua isi website anda seperti
teks, media dan lain nya ditempatkan.<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
</html:head>
<html:body>
<!-- Konten website anda akan berada disini -->
</html:body>
</html:html>
7. <html:a>
Tag ini mirip dengan tag
<a>, dan digunakan untuk mewakili link ke halaman web lainnya. Namun, tidak seperti tag <a>, <html:a> hanya membutuhkan atribut “href” tunggal, yang mengarahkan link ke halaman yang ingin anda kunjungi.<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
</html:head>
<html:body>
<html:a href="http://siteurl">Go to siteurl.com!</html:a>
</html:body>
</html:html>
8. <html:button>
Tag ini setara dengan tag
<button> atau <input type="button">
yang digunakan saat ini dan versi html terdahulu. Tag ini memungkinkan
anda untuk membuat tombol untuk membantu pengguna melakukan beberapa
interaksi pada halaman website anda. Ini memiliki satu atribut yang
dinonaktifkan.<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
</html:head>
<html:body>
<html:button>Click Here</html:button>
</html:body>
</html:html>
9. <html:media>
Tag ini membungkus semua tag <media> seperti
<img>, <video>, <embed>, dll dengan menggunakan tag <html:media>, Anda tidak lagi harus menentukan tag untuk masing-masing jenis file. Tag <html:media>
yang anda gunakan akan dieksekusi oleh browser berdasarkan jenis
atribut (bila ada), atau hanya akan menggunakan ekstensi dasar, atau
dengan “tipe MIME”.<!DOCTYPE html>
<html:html>
<html:head>
<html:title>A Look Into HTML6</html:title>
</html:head>
<html:body>
<!-- Image akan ada disini -->
<html:media src="img1/logo.jpg" type="image">
<!--Video tidak perlu mendeklarasikan tipenya -->
<html:media src="videos/slide.mov">
</html:body>
</html:html>
Gambaran Umum Jenis Tag
Serupa dengan yang ada saat ini dan versi html sebelum nya, HTML6
juga akan memiliki dua jenis tag seperti tag tunggal dan tag ganda. Tag
tunggal tidak akan memiliki konten teks, dan sepertinya hanya akan
memiliki atribut. Sebagai contoh:
<html:meta type="author" content="tutweb">
<html:meta type="author" content="tutweb" />
Dibandingkan dengan tag ganda, Anda tidak perlu menutup tag tunggal
anda. Tag ganda memiliki tag pembuka dan penutup, karena mereka memiliki
beberapa konten. Namun, dalam kasus tag ganda tidak memiliki konten
berbasis teks, Anda dapat mengurangi menjadi penutup tunggal dari satu
variasi. Sebagai contoh:
<html:link href="./a.html">Teks berbasis konten</html:link>
<!-- Ini adalah cara singkatnya... -->
<foo class="xyz" />
<!-- ...aslinya seperti dibawah ini: -->
<foo class="xyz"></foo>
HTML6 saat ini masih blum datang. Tapi ide tentang apa yang akan ditawarkan telah disediakan oleh Oscar Godson melalui HTML6Spec.
- Aro
- Ada
- ALGOL
- Applescript
- Assembly
- BASIC:
- BAIK
- Batch (MS-DOS)
- COBOL
- UNIX shell script:
- Bourne shell (sh) script
- Bourne-Again shell (bash) script
- Korn shell (ksh) script
- C shell (csh) script ™
- C:™
- C++™
- C#™
- Visual C++
- ColdFusion
- dBase dkk.:
- Eiffel
- Fortran
- Go
- Haskell
- Java
- Lisp
- Logo
- Pascal
- Perl
- Prolog
- Python
- PHP
- Pike
- R
- REXX
- REBOL
- RPG
- Ruby
- Simula
- Smalltalk
- Scheme
- SQL
Pengertian Bahasa Pemrograman
Bahasa Pemrograman (programming language) adalah sebuah instruksi standar untuk memerintah komputer agar mempunyai fungsi tertentu. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.Fungsi Bahasa Pemrograman
Fungsi bahasa pemrograman yaitu memerintah komputer untuk mengolah data sesuai dengan alur berpikir yang kita inginkan. Keluaran dari bahasa pemrograman tersebut berupa program/aplikasi. Contohnya adalah program yang digunakan oleh kasir di mal-mal atau swalayan, penggunaan lampu lalu lintas di jalan raya, dll.Bahasa Pemrograman yang kita kenal ada banyak sekali di belahan dunia, tentang ilmu komputer dan teknologi dewasa ini. Perkembangannya mengikuti tingginya inovasi yang dilakukan dalam dunia teknologi. Contoh bahasa pemrograman yang kita kenal antara lain adalah untuk membuat aplikasi game, antivirus, web, dan teknologi lainnya.
Bahasa pemrograman komputer yang kita kenal antara lain adalah Java, Visual Basic, C++, C, Cobol, PHP, .Net, dan ratusan bahasa lainnya. Namun tentu saja kebutuhan bahasa ini harus disesuaikan dengan fungsi dan perangkat yang menggunakannya.
Ssecara umum bahasa pemrograman terbagi menjadi 4 kelompok, yaitu :
- Object Oriented Language (Visual dBase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C)
- High Level Language (seperti Pascal dan Basic)
- Middle Level Language (seperti bahasa C), dan
- Low Level Language (seperti bahasa Assembly)
Bahasa pemrograman yang umum digunakan
- HTML / CSS
- banyak yang tidak menggaggap ini bagian dari bahasa pemprograman, tapi jika di lihat dari mana program web berasal maka bisa di pastikan html/CSS adalah dasar dari itu semua,jadi jika anda ingin belajar membuat web statis terebih dahulu anda pasti akan belajar HTML/CSS dasar.
- JavaScript
- JavaScript adalah cara yang sangat populer untuk menambahkan fitur interaktif untuk halaman web dan aplikasi . Ini adalah salah satu bahasa yang paling mudah untuk dipelajari dan dapat digunakan untuk apa pun seperti memvalidasi data formulir untuk mengembangkan permainan , menjadikannya pilihan yang sangat populer untuk pemula .
- PHP
- bahasa program yang digunakan terutama untuk mengembangkan halaman web dinamis . Ini berarti bahwa daripada menciptakan sebuah file terpisah penuh kode untuk setiap halaman situs , Anda dapat menulis seperangkat aturan untuk mengakses dan menampilkan informasi dari database yang kemudian dapat membuat halaman dan memanggil mereka ketika mereka dibutuhkan .
- C + +
- . Dikembangkan untuk menambahkan fitur berorientasi objek dengan bahasa C , dengan penambahan kelas dan fitur lainnya . C + + yang sekarang banyak digunakan dengan berbagai besar aplikasi . Belajar C + + juga memiliki keuntungan yaitu lebih mudah untuk mempelajari bahasa C lainnya yaitu C # dan C. Semua bahasa C umumnya dipandang sebagai bahasa pemprograman tingkat menengah .
- C #
- Diucapkan C Sharp , bahasa ini diciptakan oleh Microsoft dalam kerangka NET . . Jika Anda ingin menulis aplikasi jendela , atau terutama jika Anda ingin menulis kode untuk perangkat lunak desktop , ini sangat penting. Ini adalah tujuan OOP umum yang berbagi banyak kesamaan dengan bahasa C tua.
- C
- ini adalah versi C yang digunakan oleh sistem operasi Apple serta sejumlah kecil aplikasi lain . Jika Anda ingin mengkhususkan diri dalam menulis kode untuk produk Apple maka ini adalah program yang harus anda kuasai.
- Python
- Sangat populer dalam komunitas ilmiah dan akademik , tetapi juga telah digunakan untuk membuat situs web populer seperti Pinterest . Hal ini relatif mudah untuk belajar dibandingkan dengan sesuatu seperti C atau turunannya , namun masih sangat fleksibel dalam hal apa yang dapat Anda lakukan dengan itu .
- Java
- Digunakan oleh Google sebagai bagian integral dari sistem operasi Android , dan oleh pengembang independen untuk membuat aplikasi android ( serta kegunaan lain ) . Java diciptakan dengan " tulis sekali , jalankan di mana saja " ( WORA ) pendekatan untuk memudahkan kode yang ditulis pada satu mesin untuk berjalan di lain mesin.
- Ruby
- Ini adalah OOP murni populer dari Jepang. Bahasa pemrograman open source dinamis, mudah dimengerti dan produktif. Sintaks Ruby elegan, natural, mudah dibaca dan ditulis.
- Visual Basic
- Berasal dari ' BASIC ' , yang sangat populer di hari-hari awal komputasi personal , Visual Basic ( VB ) memungkinkan program sederhana yang akan dibuat dengan cepat dan mudah, sementara juga memungkinkan untuk coding yang lebih kompleks.
A: Alpha
B: Bravo
C: Charlie
D: Delta
E: Echo
F: Foxtrot
G: Golf
H: Hotel
I: India
J: Juliet
K: Kilo
L: Lima
M: Mike
N: November
O: Oscar
P: Papa
Q: Quebec
R: Romeo
S: Sierra
T: Tango
U: Uniform
V: Victor
W: Whiskey
X: X-ray
Y: Yankee
Z: Zulu
B: Bravo
C: Charlie
D: Delta
E: Echo
F: Foxtrot
G: Golf
H: Hotel
I: India
J: Juliet
K: Kilo
L: Lima
M: Mike
N: November
O: Oscar
P: Papa
Q: Quebec
R: Romeo
S: Sierra
T: Tango
U: Uniform
V: Victor
W: Whiskey
X: X-ray
Y: Yankee
Z: Zulu
SEJARAH NYA :
Pelafalan
huruf dalam komunikasi radio maupun telepon, seperti Alfa, Bravo,
Charlie, dst., disebut sebagai international radiotelephony spelling
alphabet. Daftar kode spelling yang ada sekarang, diadopsi secara resmi
pertama kali oleh ITU (International Telecommunication Union) pada tahun
1927.
aircraft radio test
Kualitas audio suatu alat komunikasi baik itu lewat kabel ataupun non-kabel (wireless) sangat tergantung kualitas media hantar dan kualitas audio dari alat komunikasi itu sendiri.
Dalam komunikasi radio atau telepon, seringkali satu atau dua huruf yang terdengar mirip dalam pelafalannya. Contohnya bunyi lafal untuk huruf (D) “De” hampir mirip dengan bunyi lafal huruf (B) “Be” dan (G) “Ge”.
Untuk itulah dalam dunia komunikasi lewat udara, pihak yang terlibat dalam pembicaraan sering menggunakan kata/bunyi yang diawali oleh huruf yang dilafalkan. Hal ini pada awalnya dipergunakan dalam komunikasi radio antar personil militer dan untuk dunia penerbangan. Secara resmi disebut sebagai international radiotelephony spelling alphabet.
Kadang, ketika anda sedang numpang pesawat, terdengar komunikasi antara pilot dengan petugas ground-control “Golf is current, please coming” dan dijawab dengan “We have a lot of Whiskey“. Bagi orang awam mungkin bisa mengerenyitkan dahi, kenapa saat mau mendarat kok malah diskusi olahraga dan minuman keras ?!.
Padahal bisa saja kata ‘Golf’ yang diucapkan oleh petugas ground-control tersebut dimaksudkan sebagai ‘Ground’ dan ‘Whiskey’ yang diucapkan oleh pilot dimaksudkan sebagai ‘Woman’. Hal ini untuk mempermudah komunikasi antara pilot dengan bagian ground-control.
aircraft radio test
Kualitas audio suatu alat komunikasi baik itu lewat kabel ataupun non-kabel (wireless) sangat tergantung kualitas media hantar dan kualitas audio dari alat komunikasi itu sendiri.
Dalam komunikasi radio atau telepon, seringkali satu atau dua huruf yang terdengar mirip dalam pelafalannya. Contohnya bunyi lafal untuk huruf (D) “De” hampir mirip dengan bunyi lafal huruf (B) “Be” dan (G) “Ge”.
Untuk itulah dalam dunia komunikasi lewat udara, pihak yang terlibat dalam pembicaraan sering menggunakan kata/bunyi yang diawali oleh huruf yang dilafalkan. Hal ini pada awalnya dipergunakan dalam komunikasi radio antar personil militer dan untuk dunia penerbangan. Secara resmi disebut sebagai international radiotelephony spelling alphabet.
Kadang, ketika anda sedang numpang pesawat, terdengar komunikasi antara pilot dengan petugas ground-control “Golf is current, please coming” dan dijawab dengan “We have a lot of Whiskey“. Bagi orang awam mungkin bisa mengerenyitkan dahi, kenapa saat mau mendarat kok malah diskusi olahraga dan minuman keras ?!.
Padahal bisa saja kata ‘Golf’ yang diucapkan oleh petugas ground-control tersebut dimaksudkan sebagai ‘Ground’ dan ‘Whiskey’ yang diucapkan oleh pilot dimaksudkan sebagai ‘Woman’. Hal ini untuk mempermudah komunikasi antara pilot dengan bagian ground-control.
pict:
metode call letters :
a=andrew
b=benjamin
c=charlie
d=david
e=edward
f=fredrick
g=george
h=harry
i=issac
j=jack
k=king
l=lucy
m=marry
n=nelly
0=oliver
p=peter
q=queen
r=robert
s=sugar
t=tommy
u=unkle
v=victory
w=william
x=xmas
y=yellow
z=zebra
b=benjamin
c=charlie
d=david
e=edward
f=fredrick
g=george
h=harry
i=issac
j=jack
k=king
l=lucy
m=marry
n=nelly
0=oliver
p=peter
q=queen
r=robert
s=sugar
t=tommy
u=unkle
v=victory
w=william
x=xmas
y=yellow
z=zebra
Media penyimpanan yang dapat dipergunakan bermacam-macam yang satu
sama lainnya berbeda dari kapasitas simpan dan ketahanannya dari
kerusakan, baik yang disebabkan oleh virus software atau faktor ruangan
(tingkat kelembaban).
Media penyimpanan dapat berupa : (1) Floppy Disk – Disket, Secara Fisik, disket terbuat dari lempengan plastik yang berbentuk bundar dimana pada permukaannya dilapisi oleh magnet sebagai tempat untuk menyimpan guratan-guratan data. Untuk menjaga agar data ataupun program yang tersimpan didalam disket tetap terjaga kebersihannya, disket kemudian dibungkus oleh karton yang berbentuk segi empat. Disket dapat menyimpan data 1.44 MB, dan rentan kerusakan, (2) Compact Disk (CD), secara umum dapat menyimpan data hingga 700 MB, tetapi kini banyak dipasarkan hingga ukuran gigabyte. Harga CD ROM relative murah apabila dibanding dengan disket ataupun hard disk, (3) Harddisk, Didalam hard disk terdapat lempengan-lempengan logam bundar yang disusun berlapis-lapis serta terdapat motor penggerak lempengan logam dan read/write head-nya. Keunggulan dari hard disk adalah mampu menampung data dalam jumlah yang sangat besar serta memiliki kecepatan pada saat memanggil kembali data yang tersimpan. Hardisk dapat menyimpan data 250 GB, 350 GB, 500 GB, 1000 GB atau 1 Tera Bait, (4) CD Read – Write, Perbedaan dengan CD RW, dapat ditulis berulang-ulang (tergantung media) Melakukan proses burn dengan suhu 400 – 500 F, Data pada pit dapat dianalogikan dihapus untuk dapat ditulis kembali, (5) DVD, hanya dapat dipakai satu kali kapasitas simpan 4-8 Gb, dengan ketahanan 10-50 tahun, dan (6) DVD Read – Write (DVD RW) dapat ditulis berulang-ulang (tergantung media) Melakukan proses burn dengan suhu 400 – 500 F, Data pada pita dapat dianalogikan dihapus untuk dapat ditulis kembali, dengan kapasitas simpan 4-8 Gb, dengan ketahanan 10-50 tahun.
Tabel Kapasitas dan ketahanan media penyimpanan data
Media penyimpanan dapat berupa : (1) Floppy Disk – Disket, Secara Fisik, disket terbuat dari lempengan plastik yang berbentuk bundar dimana pada permukaannya dilapisi oleh magnet sebagai tempat untuk menyimpan guratan-guratan data. Untuk menjaga agar data ataupun program yang tersimpan didalam disket tetap terjaga kebersihannya, disket kemudian dibungkus oleh karton yang berbentuk segi empat. Disket dapat menyimpan data 1.44 MB, dan rentan kerusakan, (2) Compact Disk (CD), secara umum dapat menyimpan data hingga 700 MB, tetapi kini banyak dipasarkan hingga ukuran gigabyte. Harga CD ROM relative murah apabila dibanding dengan disket ataupun hard disk, (3) Harddisk, Didalam hard disk terdapat lempengan-lempengan logam bundar yang disusun berlapis-lapis serta terdapat motor penggerak lempengan logam dan read/write head-nya. Keunggulan dari hard disk adalah mampu menampung data dalam jumlah yang sangat besar serta memiliki kecepatan pada saat memanggil kembali data yang tersimpan. Hardisk dapat menyimpan data 250 GB, 350 GB, 500 GB, 1000 GB atau 1 Tera Bait, (4) CD Read – Write, Perbedaan dengan CD RW, dapat ditulis berulang-ulang (tergantung media) Melakukan proses burn dengan suhu 400 – 500 F, Data pada pit dapat dianalogikan dihapus untuk dapat ditulis kembali, (5) DVD, hanya dapat dipakai satu kali kapasitas simpan 4-8 Gb, dengan ketahanan 10-50 tahun, dan (6) DVD Read – Write (DVD RW) dapat ditulis berulang-ulang (tergantung media) Melakukan proses burn dengan suhu 400 – 500 F, Data pada pita dapat dianalogikan dihapus untuk dapat ditulis kembali, dengan kapasitas simpan 4-8 Gb, dengan ketahanan 10-50 tahun.
Tabel Kapasitas dan ketahanan media penyimpanan data
No
|
Media Simpan
|
Kapasitas |
Ketahanan (th)
|
1
|
Floppy Disk – Disket | 1,44 MB |
1-2
|
2
|
Harddisk | 250 GB-6TB |
12-15
|
3
|
CD (CD-R dan CD-RW) | 700 MB |
1-3
|
4
|
DVD | 4 GB-15,9 GB |
10-50
|
5
|
Flasdisk | 1-256 GB |
5-10
|
6
|
Memory Card | 256MB-64 GB |
5-10
|
Untuk memulai menggunakan aplikasi
Microsoft Excel, ada beberapa cara yang bisa Anda gunakan diantaranya
adalah sebagai berikut :
Cara Pertama
- Nyalakan Komputer terlebih dahulu
- Klik tombol Start pada Taskbar Komputer
- Pilih menu All Program, Pilih Microsoft Office
- Kemudian klik Microsoft Excel 2007
Cara Kedua
- Nyalakan Komputer terlebih dahulu
- Double Klik icon Microsoft Excel 2007 yang ada pada Desktop Komputer Anda.
Cara Ketiga
- Nyalakan Komputer terlebih dahulu
- Tekan kombinasi tombol Windows (bendera di pojok kiri bawah) dan tombol R secara bersamaan (Wndows+R), maka akan muncul kotak dialog kecil di pojok kiri bawah.
- Ketikkan Excel kemudian tekan tombol Enter.
Anda bebas memilih cara memulai Microsoft Excel diatas sesuai dengan
selera Anda, yang terpenting adalah tindakan selanjutnya setelah Anda Belajar Microsoft Excel Untuk Pemula ini apa yang akan Anda lakukan, apakah Anda akan benar-benar mempelajari Rumus Microsoft Excel atau hanya sekedar tau kemudian Anda tutup kembali Aplikasi Microsoft Excel 2007 Anda, semua kembali kepada Anda.
Lembar Kerja Microsoft Excel
Untuk bekerja secara optimal dalam Microsoft Excel, anda harus mengenal
lebih terdahulu lingkungan kerjanya sehingga hasil yang diharapkan
memuaskan. Apabila anda telah berhasil menjalankan Microsoft Excel
seperti langkah-langkah diatas, maka Anda akan melihat tampilan seperti
berikut.
| Lembar Kerja Microsoft Excel 2007 |
BAGIAN
|
PENJELASAN
|
Judul Window
|
Judul window (window title) terletak pada baris paling atas, yang menampilkan tulisan Microsoft Excel dan nama Workbook yang sedang aktif.
|
Office Button
|
Fitur yang baru didapat di Office 2007 yang berfungsi menggantikan menu File dan berlokasi di pojok kiri atas. Didalamnya berisi perintah-perintah standar seperti Open, Save, Print. Selain itu juga berisi perintah baru seperti Finish, Publish. Incpect Document.
|
Tab Sistem Menu
|
Sistem menu (menu system) merupakan sarana yang disediakan oleh Microsoft Excel untuk melakukan komunikasi antara pemakai dengannya.
|
Ribbon
|
berisi perintah-perintah khusus yang merupakan submenu dari Tab Sistem Menu.
|
Penggulung Sheet
|
Untuk melihat worksheet yang tidak tampak di layar anda dapat memanfaatkan penggulung sheet. Ada 2 macam penggulungsheet, yaitu penggulung vertikal (vertical scroll bar) untuk melihatsheet yang panjang ke bawah, dan penggulung horisontal (horizontal scroll bar) untuk menampilkan data yang melebar ke samping.
|
Baris Formula
|
Baris formula (Formula bar) menyajikan 3 informasi, yaitu :
· Pada kotak paling kiri (name box) menampilkan informasi tentang alamat atau nama dari sel atau range
· Tanda sama dengan (=) dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki formula (rumus)
· Informasi paling kanan menampilkan isi dari suatu sel yang sedang
|
Judul Kolom
|
Judul
kolom (column heading) merupakan nama kolom yang dimulai dari huruf A,
B, C sampai Z kemudian sampai IV dengan total jumlah kolom sebanyak 256 (28) kolom.
|
Nomor Baris
|
Nomor baris (row number) dimulai dari nomor 1 sampai 65536 (216) Baris.
|
Baris Status
|
Baris status (status bar), menampilkan informasi yang berhubungan dengan kegiatan yang sedang dilakukan oleh Microsoft Excel dan status keyboard.
|
Tab Sheet
|
Standarnya (default), Microsoft Excel menyediakan 3 sheet. Sheet sering disebut dengan worksheet (lembar kerja), sedangkan kumpulan dari beberapa worksheet dinamakan workbook (buku kerja).
|
Penunjuk Sel
|
Penunjuk sel (sel pointer)
digunakan untuk memberitahu Microsoft Excel dimana suatu aktivitas akan
dilakukan, seperti memasukkan data, memformat sel, melakukan
perhitungan dan sebagainya.
|
Tipe Data Microsoft Excel
Secara umum, Microsoft Office Excel membagi tipe data menjadi 3,
yaitu label, numerik dan formula, perhatikan tabel berikut ini.
| Tipe Data Microsoft Excel |
Label :
|
Atau
string sering juga disebut sebagai alfanumerik. Data tersebut hanya
menerangkan data numerik dan formula. Semua huruf dan simbul dimasukkan ke
dalam data bertipe label, demikian juga halnya dengan angka yang tidak akan
dihitung seperti nomor telepon.
|
Numerik :
|
Data
yang hanya terdiri dari angka-angka dalam berbagai bentuk dan format. Data
tipe ini dapat dihitung, misalnya harga barang, nilai mahasiswa dan
sebagainya.
|
Formula :
|
Merupakan
perintah untuk melakukan suatu perhitungan. Formula kurang lebih sama dengan
rumus. Misalnya untuk menghitung omzet penjualan barang dan sebagainya.
|
Untuk mempermudah penjelasannya, silahkan perhatikan gambar diatas, tulisan Panjang, Lebar dan Total yang berada pada sel A3, dan A4 merupakan data bertipe label. Sementara angka 6 (nilai panjang) dan 5 (nilai lebar) adalah data bertipe numerik. Angka 30 (nilai total) merupakan hasil perkalian dari panjang dan lebar (nilai B3 kali nilai B4). Data terakhir ini beritipe formula. Nah sekarang sudah tau bedanya kan, mana tipe data yang menggunakan Label, Numerik dan Formula.
Mengenal Fungsi atau Rumus Microsoft Excel
Setelah mengenal Tipe Data Microsoft Excel, dan bisa memulai menggunakan aplikasi excel sekarang Kita coba bahas rumus excel yang sering digunakan dalam dunia kerja atau administrasi perkantoran.
1. Fungsi Average
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
=AVERAGE(number1, number2,…),
dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan
dicari nilai rata-ratanya. Misalnya untuk mengisi nilai rata-rata dari
range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian
tekan tombol Enter.
2. Fungsi Sum
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1, number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan. Misalnya untuk menjumlahkan range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =SUM(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
3. Fungsi Max
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ;
=MAX(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Misalnya
untuk mencari nilai maksimal dari range data E8 sampai G8, maka
rumusnya adalah =MAX(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
4. Fungsi Min
Fungsi Min adalah
kebalikan dari fungsi Max, jika fungsi Max untuk mencari nilai tertinggi
atau maksimal maka Min adalah untuk mencari nilai terkecil atau minimum
dari sekumpulan data numerik. Bentuk umum penulisannya adalah ;
=MIN(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Sebagai contoh untuk mencari nilai terendah dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =MIN(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
5. Fungsi Count
Fungsi Count digunakan untuk menghitung jumlah data dari suatu range yang kita pilih. Bentuk umum penulisannya adalah ;
=COUNT(number1, number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dihitung jumlah datanya. Sebagai contoh untuk menghitung jmlah data dari range data E8 sampai G8, maka rumusnya adalah =COUNT(E8:G8) kemudian tekan tombol Enter.
6. Fungsi Logika IF
Fungsi ini digunakan
jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika
nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0.
Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti
berikut:
Lambang Fungsi
= Sama dengan
< Lebih kecil dari
> Lebih besar dari
<= Lebih kecil atau sama dengan
>= Lebih besar atau sama dengan
<> Tidak sama dengan
Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah ;
=IF(logical_test,value_if_true,value_if_false), artinya kalau ekspresi logika (logical_test) bernilai benar, maka perintah pada value_if_true akan dilaksanakan, jika salah, maka perintah pada value_if_false yang akan dilaksanakan. Perhatikan contoh berikut:
![]() |
| Contoh logika IF |
Kolom keterangan diisi
dengan ketentuan, jika kolom TANDA sama dengan K, maka keterangannya
KAWIN, jika tidak, maka keterangan berisi TIDAK KAWIN. Ini dapat
diselesaikan dengan rumus =IF(C3=”K”, “KAWIN”,”TIDAK KAWIN”).
Pada rumus diatas Kita lihat bahwa jika datanya bertipe Teks/alpha
numerik harus diapit oleh tanda kutip dua, lain halnya dengan tipe data
numerik, tidak boleh menggunakan tanda kutip. Nah sekarang bagaimana
jika ada beberapa kondisi/bertingkat (IF Bertingkat) seperti pada kasus
nilai mahasiswa. Tidak perlu khawatir, langsung saja perhatikan gambar
diatas pada tabel sebelah kanan. =IF(H3>=81,"A",IF(H3>=66,"B",IF(H3>=56,"C",IF(H3>40,"D","E")))),
hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi kolom keterangan,
dengan ketentuan, Jika nilai hurufnya sama dengan “A” maka keterangan
“SANGAT MEMUASKAN, jika “B” maka “MEMUASKAN”, jika “C”, maka “CUKUP”,
dan jika “D” maka bernilai “KURANG”, selain dari itu, maka bernilai
“GAGAL”. Nah sekarang sudah paham kan bagaimana cara menggunakan fungsi
IF, sekarang langsung dipraktekkan deh supaya tidak lupa.
Cara Menulis Rumus Excel
Setelah mengenal
beberapa rumus excel yang sering digunakan untuk administrasi diatas,
maka sekarang Kita bahas cara menuliskan rumus excel di area lembar
kerja.
Cara 1: Menulis rumus dengan mengetikkan angka langsung
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
- Pada formula bar, ketikkan = 5000000+3500000, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini cukup mudah kalau rumusnya sederhana dan pendek serta angkanya tetap.
Cara 2: Menulis rumus dengan menggunakan alamat sel
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus ditampilkan
- Pada formula bar, ketikkan = C4+C5, lalu tekan tombol enter.
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat bermanfaat jika datanya sering berubah.
Cara 3: Menulis rumus dengan bantuan mouse
- Letakkan penunjuk sel pada sel tempat hasil rumus akan ditampilkan
- Ketikkan = , kemudian pilih dan klik sel C4
- Ketik +, kemudian pilih dan klik sel C5
- Tekan tombol enter
Note : Menulis rumus dengan cara ini sangat dianjurkan karena memperkecil kemungkinan salah ketik alamat sel.
Operator Matematika yang Sering Digunakan
Rumus merupakan bagian
terpenting dari Program Excel ini, karena setiap tabel dan dokumen yang
Kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. Operator
matematika yang akan sering digunakan dalam rumus adalah sebagai
berikut:
+ Penjumlahan
- Pengurangan
* Perkalian
/ Pembagian
^ Perpangkatan
% Persentase
Proses perhitungan akan
dilakukan sesuai dengan derajat urutan dari operator ini, dimulai dari
pangkat (^), kali (*), atau bagi (/), tambah (+) atau kurang (-). Jika
pekerjaan Anda adalah berhubungan dengan data statistik, maka Anda akan
sering menjumpai operator-operator matematika diatas.
Cara Keluar dari lembar kerja Microsoft Excel 2007
Bila Anda sudah selesai membuat atau memperbaiki workbook dan ingin keluar dari Microsoft Excel, Anda dapat menggunakan Office Button kemudian pilih Close atau dengan mengklik tanda silang yang ada pada ujung kanan atas layar. Akan tetapi jangan lupa untuk menyimpan terlebih dahulu pekerjaan Anda dengan menekan icon Save pada toolbar atau kombinasi tombol CTRL + S. Jangan lupa simak terus update mengenai tutorial belajar excel pada postingan nanti ya kawan.Sekian dulu update mengenai Belajar Microsoft Excel Pemula Mahir Dalam Sekejap semoga bisa bermanfaat untuk Anda semuanya, jika Anda mau untuk serius dalam belajar, pastinya Microsoft Excel bukan sesuatu yang menakutkan dan jika anda mau rutin dalam berlatih, maka bisa dipastikan anda juga pasti mahir dalam microsoft excel.
Sumber :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Excel
- http://id.wikibooks.org/wiki/Microsoft_Excel
- http://webberbagi.blogspot.com/2014/02/belajar-microsoft-excel-2007-cepat-dan-mudah.html
- http://webberbagi.blogspot.com/2014/03/belajar-microsoft-excel-2007-cepat-dan-mudah-tahap-ii.html

